Sabtu, 23 November 2013

Angan-angan

Jangan pernah kita membayangkan sesuatu yang indah-indah di pikiran kita, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Dulu pada waktu masih kecil, saya sering membayangkan kalau sudah besar nanti saya akan menjadi guru PNS, punya pacar yang ganteng dan baik hati, masih bisa bersama nenek dan kakek ku. Tapi apa ?? semua angan-angan ku ketika masih kecil jauh berbeda dengan keadaan ku sekarang yang beranjak dewasa. Diusia ku yang ke 22 tahun, aku tidak bisa mewujudkan itu semua. Ternyata menjadi guru  itu sekarang tak lagi menjadi keinginan ku, punya pacar ganteng yang baik hati juga tak ada dalam skenario kehidupan ku sekarang. Walaupun ada semuanya sangat mengecewakan ku. Begitu juga impian ku untuk terus bersama nenek dan kakek sampai aku dewasa juga tidak terwujud. Kakek dan nenek ku meninggal dunia ketika aku masih kecil juga. Padahal aku sangat sayang mereka, aku kangen di manja2in mereka. tapi yah begitu lah, namanya juga angan2 masa depan, hanya Allah yang tahu.
Sekarang pun aku tak ingin lagi berangan-angan yang indah2. Aku selalu memikirkan sisi buruknya, sehingga sebelum hal buruk itu terjadi aku bisa antisipasi. Begitu juga mengenai kehidupan ku kedepannya, terutama mengenai jodoh. Tak lagi ku berangan-angan bisa dapat jodoh ganteng, kaya, cerdas dan sebagainya. Tapi ku selalu memikirkan yang kebalikannya. Sehingga ku bisa belajar menerima anugrah Allah dengan ikhlas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar